بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم
KONDISI ALAM
Bagian bumi dibagi menjadi tiga, yaitu litosfer, hidrosfer, dan atmosfer
Bagian bumi dibagi menjadi tiga, yaitu litosfer, hidrosfer, dan atmosfer
1. Litosfer (Daratan)
Litosfer adalah lapisan paling luar dari Bumi yang terdiri dari batuan dan tanah.
a) Gunung
Gunung adalah dataran yang menonjol dibandingkan dataran lainnya.Suatu daerah bisa dikataka gunung jika memiliki puncak lebih dari 200 kaki atau 610 meter. Gunung ada yang bersifat aktif dan ada yang tidak aktif. Gunung yang bersifat aktif dapat meletus karena adanya aktivitas vulkanik.
b) Bukit
Bukit adalah dataran yang menjulang tinggi namun lebih kecil dari gunung. Bukit tidak terbentuk dari aktivitas vulkanik sehingga bukit tidak dapat meletus.
c) Lembah
Lembah adalah dataran landai yang terbentuk akibat adanya dua bukit atau dua gunung. bentuk lembah seperti cekungan
d) Dataran
Dataran ada dua, yaitu dataran tinggi dan dataran rendah.
- Dataran tinggi memiliki ketinggian lebih dari 200 mdpl. Dataran tinggi juga disebut sebagai plato. plato merupakandaerah datar yang tidak sepertigunung yang terjaldan perbukitan yang menonjol. contohnya adalah plato Dieng
- Dataran Rendah adalah dataran yang ketinggiannya antara 0 hingga 200 mdpl.
2. Hidrosfer (Perairan)
Hidrosfer adalah lapisan perairan yang menyelimuti permukaan bumi. Seluas 70% dari permukaan bumi tertutu oleh air, baik berupa laut, danau, sungai, maupun rawa rawa.
a) Laut
Laut adalah kumpulan air yang sangat luas dan memiliki kadar garam tinggi. Laut memisahkan antara satu benua dan benua lainnya atau antara satu pulau dan pulau lannya. contohnya laut jawa. Laut Jawa yang sangat luas disebut dengan samudra. Contohnya adalah Samudra Hindia dan Samudra Pasifik.
b) Danau
Danau adalah daerah dataran yang tergenang air. Contohnya adalah danau toba.
c) Waduk
Waduk adalah danau buatan manusia yang dibangun untuk tujuan tertentu. Misalnya untuk keperluan irigasidan PLTA. Contohnya adalah waduk Jatiluhur yang berada di Jawa Barat.
d) Sungai
Sungai adalah bagian daratan yang digenangi air yang mengalir dan sumber mata air menuju ke laut.
3. Atmosfer
Atmosfer adalah lapisan udara yang menyelimuti permukaan bumi.
Bagian Bagian atmosfer adalah sebagai berikut:
- Troposfer adalah lapisan atmosfer yang paling dekat dengan Bumi. Troposfer berada pada ketinggian 0 sampai 10 kilometer di atas permukaan Bumi.
- Stratosferadalah lapisan udara diantara10-30 km diatas permukaan bumi
- mesosfer adalah lapisan atmosfer yang terletak antara 30-50 m diatas permukaan bumi
- Termosfer adalah lapisan atmosfer yang terletak antara 50- 400 km diatas permukaan bumi
- Eksosfer adalah daerah diluar atmosferyang terletak lebih dari 400 km di atas permukaan bumi
PERUBAHAN KONDISI ALAM
Bumi senantiasa mengalami perubahan. Perubahan kondidi alam diantaranya adalah perubahan cuaca dan siklus ar
1. Perubahan Cuaca
Cuaca adalah keadaan udara di suatu tempat yang relatif sempit dalam jangka waktu yang relatif singkat. Contohnya, Pada jam 12.00 siang di Jakarta pusat kondisi cuaca cerah, Sedangkan di Jakarta Timur di jam yang sama terjadi hujan lebat.
2. Siklus Air
Siklus air adalah proses perpindahan air dari permukaan bumi ke atmosfer yang terjadi secara terus-menerus dan berulang.
1. Menguap (Evaporasi)
Panas matahari menyebabkan sumber-sumber air yang ada di bumi (sungai, danau, dan laut) menguap.
2 Mengembun (Kondensasi)
Suhu udara yang dingin di langit menyebabkan uap air mengembun. Titik-titik air hasil pengembunan itu lalu berkumpul menjadi awan.
3. Hujan (Presipitasi)
Ketika kumpulan titik-titik air semakin banyak, awan menjadi berat dan berubah gelap. Oleh karena berat, titik-titik air jatuh ke bumi menjadi hujan.
4. Meresap (Infiltrasi)
Sebagian air hujan ada yang meresap ke dalam tanah dan mennjad air tanah. Air tanah bisa diambil dengan cara menggali sumur.
5. Mengalir
Sebagian air hujan ada yang mengalir di permukaan bumi melalui sungai kemudian berkumpul di danau dan laut
6. Menguap Lagi
Air di permukaan bumi (sungai, danau, dan laut) menguap
FAKTOR-FAKTOR YANG MENYEBABKAN PERUBAHAN KONDISI ALAM
Perubahan kondisi alam disebabkan oleh dua faktor, yaitu faktor alam dan faktor manusia
1. Faktor Alam
Berikut beberapa faktor alam yang menyebabkan perubahan kondisi alam.
a) Banjir
Banjir terjadi karena curah hujan tinggi yang tidak diimbangi dengan daerah resapan air yang mencukupi serta kondisi sungai yang dipenuhi sampah atau atau mengalami pendangkalan. Akibatnya, air sungai meluap karena tidak mampu menampung debit air. Selain itu, banjir juga dapat terjadi karena berkurangnya hutan akibat penebangan liar sehingga tidak ada lagi pohon yang dapat menyerap air hujan.
b) Gempa Bumi
Gempa merupakan perstiwa berguncangnya bumi yang diakibatkan oleh adanya pergerkan tektonik maupun vulkanik. Gempa bumi dapat menimbulkan kerusakan, seperti bagunan roboh, tanah longsor, hingga terputusnya jalur trasportasi. gempa bumi berkekuatan besar yang terjadi di dasar laut dapat dapat mengakibatkan tsunami.
c) Letusan Gunung Berapi
Indonesia adalah negara yang memiliki banyak gunung berapi. Hal ini menyebabkan wilayah Indonesia sangat subur. satu satunya wilayah di Indonesia yang tidak memiliki gunung berapi hanyalah pulau kalimantan.
2. Faktor Manusia
Selain faktor alam. perubahan kondisi alam juga dapat diakibatkan karena aktivitas manusia. Aktivitas manusa yang sifatnya negatif dapat mengakibatkan kerusakan lingkungan. Beberapa contoh tindakan manusia yang menyebabkan perubahan alam, antara lain:
- Perlaku membuang sampah sembarangan
- praktik pembuangan limbah pabrik
- penebagan liar
- pembakaran hutan
Mari kita asah pemahaman di bab 4 tentang kenalilah bumimu dengan game di bawah ini:






Tidak ada komentar:
Posting Komentar